Jumat, 18 September 2015

ciri getah bening

Penyebab dan Ciri Ciri Penyakit Kanker Getah Bening

Kanker kelenjar getah bening merupakan salah satu jenis penyakit mematikan yang tentunya harus di waspadai oleh setiap orang. Kanker yang satu ini menyerang berbagai kalangan dengan beberapa penyebab. Penyakit jenis kanker getah bening atau yang memiliki nama lain “limfoma” ini memiliki tingkat keganasan yang cukup tinggi, dimana kanker ini berkaitan pada sistem limfatik dalam tubuh. Sistem limfatik sendiri adalah bagian yang memiliki peranan yang sangat penting dalam tubuh, dimana fungsinya sebagai penjaga sistem kekebalan tubuh seseorang. Dengan sistem limfatik yang lemah, tentu saja tubuh akan mudah terserang berbagai penyakit yang salah satunya adalah tidak dapat lagi melawan bibit kanker dan infeksi dalam tubuh.

Limfatik seperti cairan berwarna putih layaknya susu ini memiliki kandungan protein lemak dan juga tinggi akan limfosit, dimana seharusnya kandungan tersebut dapat disebarkan pada seluruh tubuh. Ketika limfaktik tidak dapat bekerja secara efektif lagi, maka sudah di pastikan jika tubuh tidak mendapatkan kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh, dan daya tahan tubuhpun melemah.

Penyebab dan Ciri Ciri Penyakit Kanker Getah Bening
Ilustrasi pengecekkan kanker getah bening oleh dokter © shutterstock

Jenis Kanker Getah Bening

Penyakit kanker kelenjar getah bening ini biasanya terdapat pada bagian ketiak, leher atau bisa juga terjadi pada bagian pangkal paha. Penyakit jenis ini terbagi menjadi dua bagian, yatu penyakit limfoma Hodgkin dan juga penyakit limfoma non Hodgkin.

Penyakit limfoma Hodgkin

Jenis penyakit limfoma satu ini pada umumnya menyerang bagian jaringan limfoid terdapat pada kelenjar limpa atau limfe. Pada umumnya, jenis penyakit kanker kelenjar getah bening ini menyerang para pria dengan usia masih muda yaitu 1 hingga 38 tahun atau pada pria usianya di atas 50 tahun. biasanya penyakit ini terjadi karena adanya sel yang bekerja secara tidak normal. Biasanya seseorang ketika mengalami masalah penyakit jenis ini akan mengalami beberapa gejala seperti berikut ini:

  1. Adanya pembengkakkan pada bagian leher, lipatan paha, ketiak dan bagian lainnya dimana penderitanya akan mengalami rasa nyeri.
  2. Ada beberapa orang yang mengalami masalah penyakit ini biasanya mengalami masalah bagian dada dan akibatnya adalah susah bernafas.
  3. Akan mengalami demam dengan kebiasaan keluarnya keringat pada malam hari, mengalami penurunan berat badan dan penurunan nafsu makan.

Ketika penyakit kanker getah bening ini tidak mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat, maka akan menimbulkan penyebaran sel sel abnormal pada sekitar getah bening yang menyebabkan terjadinya kerusakan struktur lain seperti hati, paru paru dan organ organ tubuh lainnya.

Penyakit Limfoma Non-Hodgkin

Untuk jenis penyakit kanker kelenjar getah bening  kedua ini biasanya terjadi pada seseorang mengalami penyakit ini pada stadium lanjut. Penyakit ini bisa menyebar ke berbagai kelenjar seperti organ limfoid, hati, limpa, limfe dan juga dapat menyerang pada bagian tulang sumsum seseorang. Dapat di katakan, jenis penyakit kanker kelenjar getah bening kedua ini jauh lebih parah ketimbang jenis pertama. Berikut ini adalah beberapa tanda tanda seseorang mengalami penyakit jenis ini

  1. Terjadinya pembesaran pada kelenjar getah bening
  2. Terjadinya pembesaran adenoid, tonsil, limfonodus yang terdapat pada bagian leher yang tampak kemerahan
  3. Terjadinya gejala demam, tubuh mudah lelah, bobot tubuh yang menurun drastis dan sering berkeringat pada malam hari.

Kedua jenis penyakit tersebut tentulah memiliki penyebab, dimana ketika penyebab tersebut di lakukan secara terus menerus dan tidak menjalankan aktifitas pengobatan, sudah pasti penyakit ini akan lebih menyebar dan semakin parah. Untuk penyebab terjadinya penyakit kelenjar getah bening itu sendiri adalah seperti berikut ini.

Beberapa penyebab penyakit kanker kelenjar getah bening :

  1. Karena faktor keturunan atau faktor ginetik
  2. Terjadinya penurunan kekebalan tubuh dalam tubuh
  3. Mengkonsumsi makanan yang menggunakan bahan pengawet, memiliki kandungan herbisida dan juga makanan makanan yang mengandung zat pewarna berbahan kimia.
  4. Sering mengkonsumsi minuman minuman yang memiliki kandungan alkohol
  5. Sangat jarang meluangkan waktu untuk berolahraga
  6. Kurangnya mengkonsumsi air putih
  7. Seseorang yang merupakan perokok pasif
  8. Gaya hidup yang kurang sehat, kurang istirahat, dan tidak memperhatikan makanan yang di konsumsi.

    Itulah beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya penyakit kanker kelenjar getah bening ini, namun selain beberapa penyebab di atas, masih ada beberapa penyebab dan beberapa faktor yang menyebabkan penyakit kelenjar getah bening ini bisa terjadi.

    1. Akibat terserang virus

    Virus biasanya di bawa oleh lingkungan, angin, hewan dan sebagainya dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan seseorang menderita penyakit kanker kelenjar getah bening ini. Seseorang apabila terserang virus tertentu yang kemudian tubuh mengalami infeksi. Biasanya seseorang yang mengalami hal ini, akan ditandai dengan terserangnya gejala flu yang kemudian akan adanya pembengkakan kelenjar getah bening.

    2. Akibat infeksi

    Tubuh yang terinfeksi oleh zat zat tertentu yang berbahaya membuat tubuh mengalami masalah kesehatan. Infeksi yang di alami oleh tubuh kemudian terjadinya peningkatan jumlah limfosit atau sel darah putih ini, merupakan salah satu jenis tanda bahwa adanya zat zat yang tidak di kenal yang masuk ke dalam tubuh.

    3. Inflamasi atau terjadinya peradangan

    Inflasi atau peradangan yang terjadi pada bagian kelenjar getah bening, yang disebabkan oleh zat zat yang asing dalam tubuh. Hal ini memicu peradangan pada sel darah putih yang kemudian yang kemudian mematikan sel darah putih tersebut karena zat zat asing yang datang.

    4. Terjadinya kanker darah

    Penyakit kanker darah merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit kanker kelenjar getah bening. Penyakt kanker darah ini memang benar benar tidak bisa di spelekan, karena akan mengakibatkan teradi hal negative lainnya yaitu kelenjar getah bening. Hal ini di karenakan getah bening dalam tubuh menjadi tidak terkendali jumlahnya atau biasanya kejadian ini disebut dengan leukemia.

    Itulah sekilas pembahasan mengenai ciri ciri dan penyebab penyakit kanker kelenjar getah bening pada seseorang. Untuk penangannnya sendiri, biasa untuk seorang penderita yang mengalami tanda tanda adanya kelenjar getah bening pada bagian ketiak, leher dan juga selangkangan maka para dokter akan melakukan pengecekkan organ tubuh lainnya seperti hati dan limpa.

    Setelah melakukan pemeriksaan, maka penderita akan menjalani tes darah yang di lakukan secara khusus pada laboratorium, dimana biasanya juga para ahli akan memeriksa zat lain dalam tubuh seperti LDH atau lactate dehydrogenase. Selanjutnya, akan ada tahapan tahapan pengobatan lainnya yang harus di lakukan oleh si penderita penyakit kanker getah bening itu sendiri. 

    Itulah informasi mengenai penyakit kanker kelenjar getah bening yang dapat anda simak, dimana dengan mengetahui beberapa penyebab penyebab nya di atas anda dapat menghindari penyebab penyebab tersebut. Untuk anda yang tak ingin mengalami jenis penyakit kanker getah bening yang satu ini maka, pastikan anda menjalankan pola hidup sehat dan memperhatikan makanan makanan yang anda konsumsi, sehingga makanan yang anda konsumsi tidak akan menjadi penyakit yang dapat merenggut nyawa anda.

    pengobatan getah bening

    Pengobatan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

    Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya reda setelah kondisi yang menyebabkannya berhasil diatasi. Oleh karena itu pengobatannya pun bergantung pada kondisi-kondisi tersebut.
    Untuk infeksi yang disebabkan oleh virus (seperti halnya dengan campak Jerman dan demam kelenjar), Anda hanya perlu minum banyak cairan, beristirahat, dan meringankan gejalanya dengan obat-obatan yang dapat dibeli langsung di apotik, seperti parasetamoldan ibuprofen.
    Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh infeksi bakteri, antibiotik akan membantu. Untuk kondisi yang tergolong serius, seperti infeksi darah, pasien akan perlu dirawat di rumah sakit.
    Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh (misalnya rematoid artritis dan lupus), maka pengobatan akan ditargetkan langsung pada kondisi yang mendasarinya tersebut.
    Untuk kanker, pengobatan akan tergantung pada jenis kanker tersebut. Selain dengan obat-obatan yang dikonsumsi, umumnya penanganan kanker melibatkan prosedur kemoterapi, radiasi, atau operasi.
    Jika Anda berusia setengah baya atau lebih tua, segera periksakan diri ke dokter spesialis THT (telinga, hidung, dan tenggorokan) jika mengalami pembengkakan secara terus-menerus pada area leher. Karena jenis kanker lainnya, seperti kanker tenggorokan, bisa menjadi penyebab pembengkakan tersebut.

    diagnosa getah bening

    Diagnosis Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

    Sebelum melakukan pengobatan, dokter akan melakukan diagnosis terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Diagnosis tersebut akan berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien atau berupa beberapa tes.
    Riwayat kesehatan akan ditanyakan dokter untuk mencari tahu penyebab pembengkakan kelenjar getah bening. Selain itu, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan fisik di area benjolan agar mendapatkan petunjuk mengenai penyebabnya. Dokter akan memeriksa ukuran, tingkat kelunakan, kehangatan, serta tekstur dari benjolan tersebut.
    Jika kanker dicurigai sebagai penyebab benjolan, terlebih lagi jika pembengkakan telah berlangsung selama dua minggu, pemeriksaan darah akan dilakukan. Tes ini dilakukan untuk membedakan penyebab benjolan seperti infeksi dari kanker.
    Jika masih belum jelas, dokter akan menyarankan pemeriksaan gambar dengan X-ray atau pun CT scan. Melalui pemeriksaan ini, sumber infeksi penyebab pembengkakan dapat diketahui, bahkan tumor pun dapat terdeteksi.


    Jika penyebab terjadinya pembengkakan masih belum diketahui, metode biopsi akan dilakukan. Dalam prosedur ini, sedikit sampel dari benjolan itu akan diambil dan diperiksa melalui mikroskop.

    penyebab getah bening


    Banyak kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening, salah satunya adalah infeksi lokal atau infeksi di sekitar kelenjar yang bengkak. Infeksi sejenis ini biasanya bersifat tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Kelenjar yang membengkak di area tersebut akan terasa lunak dan bisa terasa sakit. Contoh umum infeksi meliputi infeksi telinga, abses gigi, pilek, radang pita suara, radang amandel, dan infeksi kulit selulitis.
    Selain infeksi lokal, pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa disebabkan oleh infeksi virus, misalnya campak Jerman dan demam kelenjar. Rubella adalah virus yang menyebabkan campak Jerman. Rubella biasanya menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher, kepala, dan belakang telinga. Sedangkan untuk kondisi demam kelenjar, biasanya pembengkakan terjadi pada daerah leher.
    Ada beberapa penyebab pembengkakan kelenjar getah bening yang tergolong jarang, diantaranya:
    • Rematoid artritis, sama seperti penyakit lupus, namun pada kondisi ini yang diserang oleh sistem kekebalan tubuh hanyalah jaringan yang melapisi sendi. Akibatnya penderita menjadi sulit bergerak dan mengalami gangguan pada tulang dan tulang rawan.
    • Campak, yaitu kondisi yang menyebabkan kulit penderitanya bermunculan bintik-bintik khas berwarna merah atau cokelat.
    • Penyakit lupus, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang sendi, organ, kulit, dan sel darah sehingga penderitanya mengalami nyeri, rasa lelah, dan ruam pada kulit.

    Penyebab pembengkakan kelenjar getah bening yang tergolong mematikan

    Ada kalanya ketika benjolan itu bukanlah pembengkakan kelenjar getah bening yang biasa, tapi merupakan tanda perkembangan atau penyebaran kanker dari jaringan organ ke kelenjar getah bening. Tanda-tanda  kanker sebagai penyebab suatu pembengkakan adalah:
    • Benjolan yang tidak menimbulkan rasa sakit dan terasa keras saat disentuh.
    • Benjolan bertumbuh makin besar secara perlahan-lahan.
    Selain kanker, kondisi berbahaya yang juga menyebabkan pembengkakan kelenjar adalah infeksi darah. Penderita infeksi darah akan terlihat sangat sakit dan lemas. Mereka juga akan mengalami demam yang memburuk disertai tubuh yang menggigil. Infeksi darah disebabkan oleh bakteri dan penderita akan membutuhkan perawatan di rumah sakit secepatnya.

    pengertian kelenjar getah bening

    Pengertian Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

    Sebelum memasuki pengertian pembengkakan kelenjar getah bening, ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui pengertian kelenjar getah bening itu sendiri. Kelenjar getah bening adalah gumpalan jaringan, kira-kira seukuran kacang dan merupakan ‘rumah’ bagi banyak sel darah putih. Kelenjar ini terdapat di seluruh tubuh dan merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh manusia.
    Pembengkakan kelenjar getah bening-alodokter
    Kelenjar getah bening membengkak ketika tubuh merespons terhadap infeksi atau peradangan. Kelenjar getah bening juga bisa membengkak dalam penyakit autoimun seperti rematoid artritis dan juga kanker. Pembengkakan akan mereda seiring kondisi Anda pulih dari penyakit.
    Biasanya area yang kerap mengalami kondisi ini adalah ketiak, daerah di bawah dagu, pangkal paha, dan leher.
    Pembengkakan kelenjar getah bening yang disebabkan oleh infeksi ringan, biasanya akan pulih dengan sendirinya. Tapi jika Anda mengalami kondisi-kondisi seperti di bawah ini, Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter, diantaranya:
    • Kelenjar terasa keras saat ditekan.
    • Kelenjar membengkak tanpa sebab yang jelas, terutama ketika kondisi Anda sedang bugar.
    • Kelenjar telah membengkak lebih dari dua minggu.
    • Anda mengalami demam yang tidak kunjung mereda.
    • Anda mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
    • Anda mengalami sakit tenggorokan yang menyebabkan sulit menelan atau bernapas.