Jumat, 18 September 2015

diagnosa getah bening

Diagnosis Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Sebelum melakukan pengobatan, dokter akan melakukan diagnosis terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Diagnosis tersebut akan berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien atau berupa beberapa tes.
Riwayat kesehatan akan ditanyakan dokter untuk mencari tahu penyebab pembengkakan kelenjar getah bening. Selain itu, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan fisik di area benjolan agar mendapatkan petunjuk mengenai penyebabnya. Dokter akan memeriksa ukuran, tingkat kelunakan, kehangatan, serta tekstur dari benjolan tersebut.
Jika kanker dicurigai sebagai penyebab benjolan, terlebih lagi jika pembengkakan telah berlangsung selama dua minggu, pemeriksaan darah akan dilakukan. Tes ini dilakukan untuk membedakan penyebab benjolan seperti infeksi dari kanker.
Jika masih belum jelas, dokter akan menyarankan pemeriksaan gambar dengan X-ray atau pun CT scan. Melalui pemeriksaan ini, sumber infeksi penyebab pembengkakan dapat diketahui, bahkan tumor pun dapat terdeteksi.


Jika penyebab terjadinya pembengkakan masih belum diketahui, metode biopsi akan dilakukan. Dalam prosedur ini, sedikit sampel dari benjolan itu akan diambil dan diperiksa melalui mikroskop.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar